Kenali Penyebab Keputihan (The Women Health Care )

Sebagian besar wanita Indonesia masih kurang memperhatikan tentang keputihan yang terjadi pada organ kewanitaannya. Bahkan, ada yang peduli, tetapi masih merasa bingung bagaimana cara mengobati keputihan sehingga sering dianggap hal yang sepele oleh wanita zaman sekarang terutama anak-anak muda. Jika Anda sayang terhadap kesehatan kewanitaan Anda , dan mencegah adanya kuman penyebab penyakit menular seksual. Jangan ragu untuk terus belajar menggali informasi  mengenai hal yang menyangkut kesehatan diri Anda, apalagi sebagai wanita menjaga kebersihan organ kewanitaan adalah hal yang wajib dan mutlak untuk dilakukan.

Mari  dengan seksama kenali apa saja penyebab timbulnya keputihan di dalam organ kewanitaan sehingga hal menyebabkan menjadi hal yang harus diperhatikan.

Secara biologis, keputihan itu digolongkan menjadi keputihan normal (fisiologis) dan keputihan tidak normal (patologis). Untuk keputihan normal yaitu keputihan yang terjadi secara normal pada wanita yang biasanya akan muncul pada saat sebelum menstruasi maupun sesudah menstruasi. Kemudian untuk keputihan yang tidak normal (patologis) bisa terjadi karena terjadinya infeksi sehingga menimbulkan dampak seperti gatal-gatal di dalam vagina (Organ reproduksi wanita) dan di luar vagina khusunya pada mulut vagina. Sehingga dengan adanya infeksi yang terjadi, menyebabkan daerah kewanitaan mudah terserang bakteri virus dan jamur sehingga menjadi penyakit yang serius.

Oleh karena itu kami mengupayakan untuk membantu Anda dalam mencegah adanya keputihan yang tidak normal. Sebelum membahas pada hal yang lebih jauh, kami akan memberikan informasi kepada Anda tentang bagaimana yang dimaksud dengan keputihan normal secara detailnya.

  1. Keputihan Normal

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, keputihan normal ini terjadi secara fisiologis, maksudnya adalah sesuai dengan fase wanita tersebut sudah mencapai kedewasaan, sehingga dari pengaruh hormon yang menyebabkan keputihan bisa terjadi. Keputihan normal ini biasanya mempunyai tanda dengan warna fisik yang putih atau bening dan encer, tidak menyebabkan gatal, dan tentu saja tidak membawa bau yang tidak enak. Wanita pada masa subur biasabya akan mengalami keputihan normal. Jangan kawatir jika Anda mengalami hal demikian, karena tidak akan membawa dampak negatif, kecuali memang gaya hidup Anda tidak bersih, justru akan terjadi kebalikannya. Selain itu, keputihan normal juga terjadi pada siklus ibu hamil, yang dikarenakan hormon juga. Akan tetapi jangan khawatir bagi Anda yang termasuk ibu hamil. Karena kantong ketuban akan menjaga janin Anda dari serangan bakteri. Berikut adalah ciri-ciri keputihan normal secara detailnya:

  1. Tidak menimbulkan bau yang tidak sedap.
  2. Warna cairannya krem, putih dengan bentuknya cair.
  3.  Tidak menyebabkan gatal di bagian kewanitaan.
  4. Jumlah cairan yang keluar tidak terlalu banyak.
  5. terjadi saat pra-menstruasi ataupun pasca menstruasi, dan pada intinya akan terjadi saat masa subur seorang manita.
  6. Bukan terjadi karena organisme.

Kemudian kita akan membahas tentang keputihan yang tidak normal (patologis). Banyak yang mengira keputihan tidak normal ini akibat wanita sukai memakai pembalut yang mengandung bahan campuran kimia. Padahal kenyataanya adalah tidak.  Patologis (keputihan tidak normal) pada  wanita sebenarnya adalah akibat dari pengaruh kebersihan wanita itu sendiri. Selain itu juga adalah dari gaya hidup wanita yang mungkin sering menggunakan celana ketat, sehingga dapat menyebabkan iritasi pada bagian kewanitaa, sehingga terjadilah infeksi, dan saat keputihan infeksi tersebut akan didekati bakteri, jamur ataupun virus yang akhinya menimbulkan bau yang tidak sedap pada cairan keputihannya dan terjadi gatal-gatal.

Untuk ciri-ciri dari keputihan tidak normal  yang wajib Anda ketahui adalah sebagai berikut:

  1. Cairannya berwarna kuning atau hujau.
  2. Sifat dari cairan yang keluar adalah sangat kental.
  3. Menimbulkan bau yang tidak sedap.
  4. Menimbulkan gatal-gatal di mulut vagina sehingga mengganggu kenyamanan wanita.
  5. Meninggalkan bercak-bercak sehingga terlihat membekas pada celana dalam wanita.
  6. jumlah cairan yang keluar sangatlah banyak, sehingga jika tidak cepat dibersihkan menjadi tempat yang mudah dihinggapi jamur, bakteri dan penyebab penyakit kelamin lainnya.

Dari beberapa ciri-ciri dan jenis keputihan yang sudah kita informasikan kepada Anda. Sebenarnya penyebab dari keputihan itu sendiri sangatlah sederhana dan bisa dibilang sepele. Faktor kebersihanlah yang menjadikan seorang wanita mengalami keputihan normal maupun tidak normal. Sehingga dianjurkan bagi semua perempuan yang sedah mencapai tahap kedewasaan agar selalu menjaga kebersihan organ kewanitaan terlebih lagi dalam hal berpakaian. Selau menjaga kebersihan celana dalam Anda karena daerah kewanitaan Anda adalah daerah yang mudah lembab sehingga sangat disukai oleh jamur. Sehingga rajinlah untuk selalu mengganti celana dalam Anda dengan celana dalam yang bersih dan jangan lupa untuk selalu mandi teratur. Semoga ulasan kami bisa bermanfaat bagi Anda dalam mengembangkan hidup sehat Anda. Salam Herbal.